Sabtu, 24 Mei 2014

TAFSIR SURAT AT-TAKUR,AL-QAARI'AH & AL-A'DIYAT

TAFSIR SURAT AT-TAKASUR

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. At Takatsur: 1-8).

A.  SURAT  AT TAKAASUR
AT TAKAASUR diambil dari kata takatsaro yatakatsaru artinya membuat semakin banyak, katsir artinya banyak maksdnya adalah memperbanyak dunia , harta , dan menumpuk - numpuknya, untuk menunjukan bahwa dirinya paling kaya ingin disebut kolomerat dan sebagainya, itulah attakasur, dan untuk mempercapai ini dia berkerja keras siang dan malam sampai - sampai membuat dirinya lalai terhdap kewajibanya ke pada ALLAH SWT (Tidak sempat Sholat, Membaca quran,belajar agama). inilah maksd attakasur yang karenanya  kemudian ALLAH SWT memberinya namanya surat ATTAKASUR.  ALLAH SWT berfirman dalam surat ayat  pertama  الهكم التكا ثر  telah membuat kamu lalai,  attakasur itu bermegah - megahan atau berlomba - lomba dalam memperbanyak dunia urusan dunia ini adalah pertandingan  tanpa garis finish. Dan seseorang kolomerat ingin berlomba – lomba dalam menjadi nomor satu , Apa  Hubungan Surat ini dangan surat AL - QAARI’AH ALLAH SWT menceritakan tentang hari kiamat lalu ALLAH SWT  menutup Surat AL-QORIAH  dengan firmannya  نارحامية  diakhir penutup ada dua bagian, ada golongan ahli SURGA dan ahli NERAKA dipenutup surat AL – QAARI’AH  ALLAH SWT menyebutkan tentang dahysatnya api neraka.
Pertanyaannya adalah apa penyebab seseorang masuk neraka,  jawabanya terdapat dalam surat AT TAKASUR, penyebab AT - TAKASUR berlomba – lomba dalam dunia  Lupa beramal sholeh dan mentaati ALLAH SWT,  mengenai kisah turunnya  surat AT – TAKASUR dulu ada  dua kabilah  di jaman  ROSULLULLAH yaitu kabilah bani Haris dan bani harisah ,  kedua kabilah ini saling berlomba menunjukan drinya paling  hebat, kabilah bani harisah mengatakan apakah diantara kalian ada tokoh terhebat  fulan bin fulan dan begitu juga bani haris, maka turunlah kemudian surat AT TAKASUR  berbangga-bangga dengan ketokohan ,  ALLAH SWT menjamin bahwa orang yang masuk dunia AT TAKASUR mereka pasti  lalai .  AL HA KUM pasti kamu lalai, ALLAH SWT mengatakan  garis finisnya kapan حتي زرتم المقابر, masuk kubur baru berhenti  seseorang tidak akan berhenti kalaupun  masih hidup dia akan berlomba-lomba, seseorang yang sudah tua pun masih berlomba lomba, ziarah orang hidup datang ke kuburan dan orang mati datang ke kuburan tujuan ziarah kubur untuk mengingat alam AKHIRAT.   pada ayat berikutnya pada surat AT TAKASUR adalah isinya ancaman, dan ancaman itu di ulang - ulang oleh ALLAH SWT  dengan berbagai redaksi, perhatikan bentuk ancaman كلا, disni kala artinya jngan sekali kali tidak atau jangan coba - coba jangan sekali kali kamu masuk ke  dalam dunia AT TAKASUR.
كلا سو ف تعلمو kamu akan tahu akibatnya, ancaman yang pertama tetapi oleh ALLAH belum disebut itu ancamannya, namun ini mengambarkan bahwa ancaman ini sangat keras. pada tahap  berikutnya ALLAH mengulang ulng ancaman ini dengan kata ثم, kemudian,  كلاjangan coba-coba  سو ف تعلمون  Kamu akan tahu akibatnya  ini ancaman kedua, ancaman tahap ketiga ALLAH SWT menjamin kalau kamu masih ngotot pengen masuk ke AT TAKASUR,  kamu pasti tahu  dengan yakin apa  akibantnya dan dia akan Nampak di hadapan mata  mu bahwa kamu akan pasti menerima akibat itu, كلا لو تعلمون علم القين kalau kamu tahu dengan yakin, artinya bahwa kamu tahu dengan yakin , kamu yakin baru kamu akan menyesal,. Apa itu لتون الجيم disini ada kata lam tauhid dan nun tauhid yang artinya pasti dan pasti bahwa kamu akan melihat neraka sebagai akibat kamu sibuk dengan AT TAKASUR , adakah ALLAH memuji dunia  dalam AL QUR’AN tidak ada  adakah ALLAH bangga dengan  orang kaya dalam AL QUR’AN tidak ada, hampir semua    orang didunia mengejar-ngejar   kekayaan  dunia ALLAH SWT  tidak berbangga dengan itu, pertama - tama  kamu melihat neraka dan baru kemudian kamu melihat dirimu kedalamnya . Jahim setelah itu  baru kamu melihat dirimu didalam neraka jah ثم لترو نها عين اليقين  Ancaman terhadap AT TAKASUR,  ALLAH menghubungkan AT TAKASUR dengan penutup , bahwa jangan kira kamu banyak harta tidak ada gunanya  , setiap harta yang kamu dapat ada pertanggung jawabannya  ثم لتسئلن يو مئذ عن النعييم. Kamu pasti akan ditanya setiap nikmat yang kamu dapat dari harta Iitu,.ada orang yang miskin tetapi lalai dan tetapi ada orang yang kaya kolomerat  tetapi tidak lalai, sudah miskin AT TAKASUR, tetapi kaya tidak AT TAKASUR.


TAFSIR SURAT AL-QAARI’AH

1. Hari Kiamat, (QS. 101:1)
2.Apakah hari Kiamat itu? (QS. 101:2)
3.Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? (QS. 101:3)
4.Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, (QS. 101:4)
5.dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (QS. 101:5)
6.Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, (QS. 101:6)
7.maka dia berada dala kehidupan yang memuaskan. (QS. 101:7)
8.dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, (QS. 101:8)
9.maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (QS. 101:9)
10.Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (QS. 101:10)
11.(yaitu) api yang sangat panas. (QS. 101:11)


B.   SURAT  AL-QAARI’AH
Surat AL QAARI’AH mengapa surat ini dinamakan surat AL QAARI’AH  karena di pembukaannya  ALLAH SWT mengulang-ulang AL-QAARI’AH  yang menunjukan bahwa  kiamat pasti, yang prestiwa itu akan menggetarkan hati dalam bahasa arabnya yang menggetarkan hati itu AL-QAARI’AH orang arab mengatakan  yukriul qulub menggetarkan hati. Bahkan seandainya ada seseorang  yang hadir pada pristiwa itu pasti langsung pingsan, sampai ALLAH SWT menyebut hari kiamat AL QOSIAH artinya pingsan saking  dahsyatnya hari kiamat, nah ini rahasia dinamakannya Surat  AL QAARI’AH. Pembukaan surat  AL-QAARI’AH dibuka dengan sebuah aba aba seperti pengumuman AL -QAARI’AH, MAL QAARI’AH, WA MA  ADRO KAMAL QAARI’AH Mungkin kalau yang membaca ROSULLULAH yang mendengar orang arab dan yang mengerti bahasa arab mendengar  ayat ini langsung pingsan , ada apa2 , peristiwa yang menggetarkan ,mereka langsung terperangah, bukan bahasa yang biasa  mereka langsung terbelalakan mata langsung  mereka lihat  ada apa, begitu mereka terperangah dalam kondisi  ketakutan , ditambah lagi, MAL QAARI’AH , apa itu AL-QAARI’AH, semakin mereka takut semakin mereka bergetar dan puncak  mereka  lalu mendengar  WA MA ADRO KAMAL QAARI’AH, tahu kamu apa itu AL-QAARI’AH, langsung mereka seketika da yang terjatuh tersungkur  dalam keadaan mereka ketakutan  itulah hebatnya bahasa arab.
Itulah hebanya mengerti bahasa arab, dulu orang arab orang kafir mekah ingin mencoba menulis surat seperti ini, mereka bikin puisi seperti ini yang judulnya AL FIIL , MAL FIIL, WAMA ADRO KAMAL FIIL,   gajah, apa itu gajah, ,tahu kah kamu apa itu gajah lahuu janabun toil, punya ekor panjng ,  Ayat satu sampAI 3 pembukaan aba2 menggambarkan dahyatnya hari qiamat.maka pada ayat empat dan lima ALLAH SWT menyebutkan dua tanda HARI KIAMAT  tanda pertama adalah apa yang akan di alami manusia , tanda kedua adalah apa yang akan dialami alam semesta, ALLAH SWT berfirman bahwa nanti  manusia akan mengalami seperti laron bahasa aranbnya laron al faros , pernh melihat laron pernh berpikir untuk  apa ALLAH SWT menciptakan laron apa guna kita belum paham oh teryata ALLAH SWT menciptakan laron untuk mengumpamakan  manusia di hari KIAMAT, coba lihat laron saling tabrakan dan jatuh sayap mereka  ketemu kawan tidak  peduli dia mencari  cahaya padah hari gelap, dia mencari kemana cahaya , KAL FAROSIL MABSUS , ini yang akan di alami manusia , Tidak punya kawan, ketemu sama orang tuanya dan masing-masing membawa diri mereka .Dan tidak sanggup membantu   karena saling bingung, ,Yang kedua ALLAH SWT  akan menghancurkan alam semesta itulah  tanda yang akan di alami alam semesta. Apa yang  membuat bumi ini stabil ,karena  gunung sebagi pasak , setiap  kali ALLAH swt   bercerita tentang hari  KIAMAT.  ALLAH  SWT menyebutkan tentang hancurnya gunung, karena ALLAH SWT  akan menghancurklan bumi, tanda yang kedua adlaah GUNUNG AKAN DI CABUT dari akarnya  dan dunia akan goyang WATAKUNUL  JIBAL LUKAL IH NIL MAMFUS  dan gunung menjadi hancur sehancur-hancurnya bertaburan. Karena yang membuat bumi ini menjadi kokoh karena ada pasaknyan jika dicabut pasaknnya dia akan hancur sama dengan bumi dicabut pasaknya akan hancur, pada bagian akhir dari surat ini ALLAH SWT membagi manusia dengan dua golongan, tetapi pembagian golong  ini berdasarkan amal, sekranng kita menentukan golongan yang mana.kalau orang amal baiknya banyak sedangakan  amal buruknya sedikit disebut dengan SAKULAT , sSAKULAT artinya timbangan yang amalnya paling berat maka amal buruknya nanti akan terhapus oleh amal baiknya sesuai dengan  amal baik, yang tersisa yang baik maka dia kan masuk surga , karena yang tersisa amal baik, KATA ALLAH SWT  FA AM MA MANG SAKULAT MAWA JI NUH, FAHUWA FI I’ SATIR RODIAH , kebalikannya dia di  dunia malas beramal males, ingat amal baik menghapus amal buruk tapi, yang ini amal buruk nya lebih besar  dari amal baik maka tidak seimbang maka dia masuk neraka.WAM MA MAN KHOFAT WAJINUH,FA UM MUHU HA WIYAH, lalu apa kata  ALLAH SWT  WAMA ADRO KAMA HIYAH. Tahukah kamu apa itu neraka hawiyah ,  jangan mengatakan panas seperti api dunia,.Apa kata  ROSULLULLAH  SAW paling ringannya siksa neraka apabila  diletakan dibawah kakinyasendal maka otaknya akan mendidih , ini paling ringan dulu ketika Nabi ADAM meminta  api diberi serpihan dari api neraka  kemudian teryata dunia akan terbakar, cumin percikannya , akhirnya dibagi menjadi seratus bagian dan bagian tadi dibawa ke dunia masih terbakar jga  ,lalu diceburkan kedalam laut  selama empat puluh tahun dan  diangkat baru menjadi api sekrang , bearti api sekarng  belum apa –apanya dibanding api neraka . Dulu para sahabt tidak sempat berbaring karena takut ketinggalan surat tahajud dan bahkan mereka tak sempat tidur dan menempelkan lambung meraka.



TAFSIR SURAT AL-A’DIYAT

1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
4. maka ia menerbangkan debu,
5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
C.  SURAT AL-A’ADIAT
Surat AL ‘Aadiyaat diberi Surat Al Aadiyaat  karena   ALLAH SWT bersumpah dengan berfirman
WAL  A’ DIATI DOBHA apa artinya AL Aadiyaat disni  bahasa kiasan dahyatnya AL QUR’AN , AL QUR’AN tidak memakai bahasa aslinya bahasa aslinya al hison,AL ‘ ADU  maksdnya kuda yang maju ketengah musuh,AL ADU artinya musuh, karena dUlu kendaraan yang dipakai oleh orang orang beriman untuk   berjuang membela AGAMA ALLAH SWT  mereka memakai kuda ,maka diartikan dengan kuda perang.  kalau sekang memakai tank yah artinya memakai tank,. KUDA YANG  maju ketengah tengah  MUSUH, ALLAH SWT  bersumpah di pembukaan surat ini dengan   kuda kuda perang yang maju ketengah musuh dan tidak gentar sedikit pun, lima ayat ini menggambarkan dahsyatnya kuda ini.kuda yang di kendarai pasukan perang Membela ALLAH SWT, APA KEISTIMEWAN KUDA INI apa yng dibuat SAMPAI ALLAH SWT  Banggaa  dan apa maksd ALLAH bersumpah denGan kuda ini pelajaran apa yang bisa kita ambil ini penting, yang pertama adalah kuda Ini lari maksimal melaksanakan tugas dengan maksimal Apa cirri-cirinya maksimal WAL A’DIATI DOBHA  dia lari sampai terngah engah larinya maksimal Yang kedua terjangan kakinya bukan terjangan biasa dan jga terjangan yang maksimal , terjangan maksimal apa buktinya sampai memercikan api, menunjukan ini terjangan maksimal FAL MU RI YATI QODHA . Yang ketiga kuda ini berangkat di waktu pagi,dia memilih waktu yang paling strategis karena waktu pagi itu adalah waktu yang berkah, rohmat ALLAH SWT sedang turun maka orang mukmin wajib bngun  sholat subuh, supaya kebagian rahmat ALLAH SWT. Karena itu hampir semua kemenangan dalam islam  diwaktu subuh, sebab di wktu malam orang kafir minum2 keras dan mabuk2 subuh mereka tidur dan teller. FAL MU RI RO TI SUBHA Yang ke empat kuda ini jumlah tidak banyak tapi dia karena menghamburkan debu yang banyk  orang-orang kafir melihat seakan akan banyak,  sehingga mereka semakin gentar  kata ALLAH SWT FA ASAR NABIHI NAQ’A . Dalam perang mutha orng romawi itu 150 ribu sedangkan orang islam itu 3000 tApi kholid bin walid pandai memutar mutar wajah-wajah pasukannya  di tukar , yang pasukan sayap kanan mereka ganti dengan pasukan sayap kiri,.  mereka kaget debunya banyak, itulah perang fisiklogis  itu namanya FA ASAR NABIHI NAQ’A
Yang terakhir pasukan kuda ini bukan menonton di pinggiran  dia langsung masuk kedalam tengah tengah perperangan , itu namanya FAWASATTO NABIHI JAM’A  bukan cuman jAdi komentator itu bukan pejuang itu namanya ,dia masuk ketangah-tengah  musuh,  ini dia lima sifat yang ALLAH SWT banggakan dengan kuda ini Semuanya apa maksimal ,setiap yang maksimal ALLAh bangga, sekali pun tidak banyk  tapi maksimal ALLAH SWT bangga sekalipun banyak tapii tidak maksimal ALLAH tidak bangga  , siapa yang tidak maksimal maka akan ditagih di hari kiamat, maka ayat berikutnya, kata ALLAH SWT   manusia ini suka ingkar maksdnya kuda-kuda ini perumpamaan  untuk manusia,  tetapi manusia tidak maksimal manusia kalah,  INAL INGSA NA LIROBBIHI LAKANUD Sesungguhnya  manusia ingkar  dan dia tahu ingkarny karena dia bukan kucing tetapi manusia tahu ingkar WA IN  NAHU ALA  JA LIKA LA SYAHID kalau kucing dia thu tidak ada pengajian kucing tpi manusia da, apa penyebab dia suka ingkar teryata apa WA IN NAHU LIHUBBIL KHOIRI LASDID berlebih-lebihan  cinta dunia, semua kita cinta dunia tapi  yang ALLAH SWT tidak suka berlebih-lebihan , Setelah itu ALLAH SWT  mengancam dengan dua hal BAHWA TAHAP PERTAMA DIKUBURAN  DAN TAHAP KEDUA DI AKHIRAT  Bahwa nanti  ada pembongkaran kuburan dan kamu akan dihidupkan  oLeH ALLAH SWT, yang kedua ada pembongkaran isi hati yang didalam hati kamu ternyata ada dengaki, dan hasut, sombong  maka akan di masukan kedalam neraka tetapi apabila hatinya dibongkar bersih maka di  masukan ke  surga apabila A’FALA YA’A LAMU IZA BU’SIROMA FIL KUBUR , WAHUSSILAMA FIS SUDURr, IN NA ROB BAHUM BIHIM YAU MAIJILLA KHOBIR  maka ALLAH SWT maha mengetahaui hati mereka, amal yang kotor akan mengantarkan mereka ke neraka dan amal yang bersih mengantarkan mreka ke surga ALLAH SWT.





Nantikan berikutnya
Semoga bermanfaat








http://za1nud1n.blogspot.com//
                                                                                             







Senin, 14 April 2014

101 HADITS NABI MUHAMMAD SAW TENTANG AKHLAQ MULIA


Bismillahirrohmanirrohim,
Siapakah golongan yang dijamin selamat oleh Rasulullah SAW. Jawabannya adalah ahlussunah wal jama'ah. Banyak sekali golongan kaum muslimin jaman sekarang ini mengaku paling ahlussunah padahal akhlaqnya belum tentu sesuai prinsip ahlussunnah. Para kaum muslimin pengikut rasululullah saw tidak saja lurus keyakinan dan keimanannya tetapi juga lurus dalam perilaku dan perbuatannya. Jangan mengaku ahlussunah jika keimanan dan akhlaq kita kepada Allah SWT dan sesama manusia kurang baik !!. Jika kita merasa diri paling benar jalannya paling sunnah ibadahnya akan tetapi gemar mencela dan memvonis jelek saudaranya, itu adalah termasuk kesombongan. karena menurut Rasulullah saw kesombongan itu adalah menolak kebenaran (ajaran islam) dan meremehkan orang lain (yang ia anggap lebih rendah darinya). Sombong dan merasa diri paling benar termasuk akhlaq yang tercela dan tidak termasuk akhlaq barisan ahlussunah wal jama'ah. Oleh karena itu jika ingin dijamin selamat masuk surga oleh rasulullah saw perbaguslah akhlaqmu setelah kita baguskan / luruskan keimanan kita.
Maka untuk menambah pengetahuan dan keimanan kita khususnya tentang akhlaq mulia kami cantumkan hadits lainnya tentang akhlaq ini. Begitu besar keutamaan ajaran beliau tentang sunnah akhlaq yang baik ini. Berikut kumpulan hadits rasulullah saw tentang akhlaq mulia :
  1. "Paling dekat dengan aku kedudukannya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya". (HR. Ar-Ridha)

  1. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya seorang Mukmin-karena kebaikan akhlaknya-menyamai derajat orang yang biasa melakukan shaum dan menunaikan shalat malam." (HR Abu Dawud)

  1. Dari Abu Ad-Darda' radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    «
    مَا مِنْ شَيْءٍ يُوضَعُ فِي المِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ، وَإِنَّ صَاحِبَ حُسْنِ الخُلُقِ لَيَبْلُغُ بِهِ دَرَجَةَ صَاحِبِ الصَّوْمِ وَالصَّلَاةِ» [سنن الترمذي: صحيح]
    Tidak ada sesuatu yang diletakkan pada timbangan hari kiamat yang lebih berat daripada akhlak yang mulia, dan sesungguhnya orang yang berakhlak mulia bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat. [Sunan Tirmidzi: Sahih]

  1. Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat kedudukannya dengan majelisku pada Hari Kiamat nanti adalah orang yang paling baik akhlaknya. Sebaliknya, orang yang aku benci dan paling jauh dari diriku adalah orang yang terlalu banyak bicara (yang tidak bermanfaat, pen.) dan sombong." HR at-Tirmidzi).

  1. Baginda Rasulullah SAW menyebut sejumlah keistimewaan akhlak mulia ini. Saat beliau ditanya tentang apa itu kebajikan (al-birr), misalnya, beliau lansung menjawab, "Al-Birr husn al-khulq (Kebajikan itu adalah akhlak mulia." (HR Muslim).


  1. Beliau bahkan bersabda, "Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang Mukmin pada Hari Kiamat nanti selain akhlak mulia. Sesungguhnya Allah membenci orang yang berbuat keji dan berkata-keta keji." (HR at-Tirmidzi)

  1. Rasulullah SAW pun menyebut Muslim yang berakhlak mulia sebagai manusia terbaik. Beliau bersabda, "Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya." (HR al-Bukhari dan Muslim).

  1. Dari Sahl bin Sa'ad radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    إن الله يحب معالي الأخلاق ويكره سفسافها [المعجم الكبير للطبراني: صححه الألباني]
    Sesungguhnya Allah mencintai akhlak yang mulia dan membenci akhlak yang buruk. [Al-Mu'jam Al-Kabiir: Sahih]

  1. An-Nawwaas bin Sim'aan Al-Anshary radiyallahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tentang kebaikan dan keburukan, dan Rasulullah menjawab:
    «
    الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ، وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ» [صحيح مسلم]
    Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan keburukan adalah sesuatu yang mengganjal di dadamu (hatimu), dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya. [Sahih Muslim]

  1. Dari Abu Umamah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    «
    أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ» [سنن أبي داود: حسن]
    Saya menjamin sebuah rumah tepi surga bagi orang meninggalkan debat sekalipun ia benar, dan sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang tidak berbohong sekalipun hanya bergurau, dan rumah di atas surga bagi orang yang mulia akhlaknya. [Sunan Abi Daud: Hasan]

  1. Dari Jabir bin Samurah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    "
    إِنَّ أَحْسَنَ النَّاسِ إِسْلَامًا، أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا " [مسند أحمد: صحيح]
    Sesungguhnya orang yang paling baik keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya. [Musnad Ahmad: Sahih]

  1. Dari Jabir radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    «
    إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا، وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالمُتَشَدِّقُونَ وَالمُتَفَيْهِقُونَ» [سنن الترمذي: صحيح]
    Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya, dan yang paling aku benci dari kalian dan yan paling jauh tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang banyak bicara, angkuh dalam berbicara, dan sombong. [Sunan Tirmidzi: Sahih]

  1. Dari Abu Hurairah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
    لن تسعوا الناس بأموالكم ولكن يسعهم منكم بسط الوجه وحسن الخلق [مسند البزار: حسنه الألباني]
    Kalian tidak akan mempu memberi kepada semua orang dengan hartamu, akan tetapi kamu bisa memberi kepada semua orang dengan senyuman dan akhlak mulia. [Musnad Al-Bazzar: Hasan]

  1. Dari Ibnu Mas'ud dan Aisyah radiyallahu 'anhuma; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam sering berdoa ...
    "
    اللهُمَّ أَحْسَنْتَ خَلْقِيْ، فَأَحْسِنْ خُلُقِيْ "
    Ya Allah .. Engkau telah memuliakan penciptaanku, maka muliakanlah akhlakku. [Musnad Ahmad: Sahih]

  1. Jabir bin Abdillah radiyallahu 'anhuma berkata: Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam ketika memulai salat ia bertakbir kemudian membaca ...
    «
    إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَعْمَالِ وَأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَقِنِي سَيِّئَ الْأَعْمَالِ وَسَيِّئَ الْأَخْلَاقِ لَا يَقِي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ»
    "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah Rabb semesta alam tiada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku diperintahkan dan aku bagian dari orang Islam, Ya Allah berilah aku amalan yang terbaik dan akhlak yang paling mulia, tiada yang bisa memberi yang terbaik selain Engkau, dan lindungilah aku dari amalan dan akhlak yang buruk, tidak ada yang bisa melindungiku dari hal yang buruk selain Engkau". [Sunan An-Nasa'i: Sahih]

  1.  Ummu Salamah, isteri Nabi Saw bertanya, "Ya Rasulullah, seorang wanita dari kami ada yang kawin dua, tiga dan empat kali lalu dia wafat dan masuk surga bersama suami-suaminya juga. Siapakah kelak yang akan menjadi suaminya di surga?" Nabi Saw menjawab, "Dia disuruh memilih dan yang dia pilih adalah yang paling baik akhlaknya dengan berkata, "Ya Robbku, orang ini ketika dalam negeri dunia paling baik akhlaknya terhadapku. Kawinkanlah aku dengan dia. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik membawa kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat." (HR. Ath-Thabrani)

  1. "Kamu tidak bisa memperoleh simpati semua orang dengan hartamu tetapi dengan wajah yang menarik (simpati) dan dengan akhlak yang baik." (HR. Abu Ya'la dan Al-Baihaqi)

  1. "Kebajikan itu ialah akhlak yang baik dan dosa itu ialah sesuatu yang merisaukan dirimu dan kamu tidak senang bila diketahui orang lain."(HR. Muslim)
  2. Ya Rasulullah, terangkan tentang Islam dan aku tidak perlu lagi bertanya-tanya kepada orang lain. Nabi Saw menjawab, "Katakan: 'Aku beriman kepada Allah lalu bersikaplah lurus (jujur)'." (HR. Muslim)

  1. "Jauhilah segala yang haram niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah. Relalah dengan pembagian (rezeki) Allah kepadamu niscaya kamu menjadi orang paling kaya. Berperilakulah yang baik kepada tetanggamu niscaya kamu termasuk orang mukmin. Cintailah orang lain pada hal-hal yang kamu cintai bagi dirimu sendiri niscaya kamu tergolong muslim, dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa itu mematikan hati." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

  1. "Di antara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik, bila mendengarkan pembicaraan tekun, bila berjumpa orang dia menyambut dengan wajah ceria dan bila berjanji ditepati. (HR. Ad-Dailami)

  1. "Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara' yang lebih baik dari menjaga diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih mengesankan dari tafakur (berpikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)

  1. "Menghemat dalam nafkah separo pendapatan (belanja), dan mengasihi serta menyayangi orang lain adalah separo akal, sedangkan bertanya dengan baik adalah separo ilmu. (HR. Ath-Thabrani)

  1. "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya." (HR. Ahmad dan Al Hakim)

  1. "Kebijaksanaan adalah tongkat yang hilang bagi seorang mukmin. Dia harus mengambilnya dari siapa saja yang didengarnya, tidak peduli dari sumber mana datangnya." (HR. Ibnu Hibban) Artinya kita jangan melihat siapa yang memberi nasehat tapi apa isi nasehatnya. Yakinlah bahwa segala kebenaran itu datangnya dari Allah SWT, dan segala sesuatu hanya sebagai perantara.

  1. "Kalau kamu sudah tidak punya malu lagi (tidak punya akhlaq), lakukanlah apa yang kamu kehendaki." (HR. Bukhari)

  1. "Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih afdhol di sisi Allah daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhoan Allah Ta'ala." (HR. Ahmad)

  1. Seorang sahabat berkata kepada Nabi Saw, "Ya Rasulullah, berpesanlah kepadaku." Nabi Saw berpesan, "Jangan suka marah (emosi)." Sahabat itu bertanya berulang-ulang dan Nabi Saw tetap berulang kali berpesan, "Jangan suka marah." (HR. Bukhari)

  1. " Barangsiapa banyak diam maka dia akan selamat. (HR. Ahmad)

  1. "Hati-hatilah terhadap prasangka. Sesungguhnya prasangka adalah pembicaraan paling dusta. (HR. Bukhari)

  1. "Bukan akhlak seorang mukmin berbicara dengan lidah yang tidak sesuai kandungan hatinya. Ketenangan (sabar dan berhati-hati) adalah dari Allah dan tergesa-gesa (terburu-buru) adalah dari setan. (HR. Asysyihaab)

  1. "Seorang yang baik keislamannya ialah yang meninggalkan apa-apa yang tidak berkepentingan dengannya. (HR. Tirmidzi)

  1. "Dekatkan dirimu kepada-Ku (Allah) dengan mendekatkan dirimu kepada kaum lemah dan berbuatlah ihsan kepada mereka. Sesungguhnya kamu memperoleh rezeki dan pertolongan karena dukungan dan bantuan kaum lemah di kalangan kamu." (HR. Muslim)

  1. "Barangsiapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah akan mengangkat derajatnya, dan barangsiapa mengangkat diri terhadapnya maka Allah akan merendahkannya." (HR. Ath-Thabrani)

  1. "Allah mewahyukan kepadaku agar kamu berprilaku rendah hati agar tidak ada orang yang menzalimi orang lain atau menyombongkan dirinya terhadap orang lain. (HR. Ahmad)

  1. "Sifat malu adalah dari iman dan keimanan itu di surga, sedangkan perkataan busuk adalah kebengisan tabi'at dan kebengisan tabi'at di neraka. (HR. Bukhari dan Tirmidzi)

  1. "Sesungguhnya cemburu (yakni cemburu yang wajar dan masuk akal adalah bagian) dari keimanan.  (HR. Al-Baihaqi dan Ibnu Babawih)

  1. "Kebajikan ialah akhlak yang baik dan dosa ialah sesuatu yang mengganjal dalam dadamu dan kamu tidak suka bila diketahui orang lain. (HR. Muslim)

  1. "Mintalah fatwa (keterangan hukum) kepada hati dan jiwamu. Kebajikan ialah apa yang menyebabkan jiwa dan hati tentram kepadanya, sedangkan dosa ialah apa yang merisaukan jiwa dan menyebabkan ganjalan dalam dada walaupun orang-orang meminta atau memberi fatwa kepadamu. (HR. Muslim)

  1. "Orang yang membawa (mengangkut) sendiri barang dagangannya maka dia terbebas dari kesombongan. (HR. Al-Baihaqi).

  1. "Orang yang mengharamkan kelemah lembutan, maka akan diharamkan baginya segala kebaikan." [HR. Muslim]

  1. اللهم من ولي من أمر أمتي شيئا فشق عليهم فاشقق عليه، ومن ولي من أمر أمتي شيئا فرفق بهم فارفق به
    Artinya: "Ya Allah, siapa saja yang mengurus urusan umatku, kemudian ia memberatkan mereka, maka beratkanlah ia. Dan siapa saja yang mengurus urusan umatku, kemudian ia bersikap lemah lembut kepada mereka, maka lemah lembutlah Engkau kepadanya." [HR. Muslim]

  1. "Di antara tanda-tanda kesengsaraan adalah mata yang beku, hati yang kejam, dan terlalu memburu kesenangan dunia serta orang yang terus-menerus melakukan perbuatan dosa. "(HR. Al Hakim)

  1. Tahukah kamu siapa orang yang bangkrut? Para sahabat menjawab, "Allah dan rasulNya lebih mengetahui." Nabi Saw lalu berkata, " Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah (orang) yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang dan menuduh orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu, lalu dia menanti orang ini menuntut dan mengambil pahalanya (sebagai tebusan) dan orang itu mengambil pula pahalanya. Bila pahala- pahalanya habis sebelum selesai tuntutan dan ganti tebusan atas dosa-dosanya maka dosa orang- orang yang menuntut itu diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka." (HR. Muslim)

  1. "Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR. Al Hakim)

  1. "Janganlah engkau menyepelekan kebaikan sedikitpun meski sekadar menuangkan air dari ember timbamu ke bejana orang yang meminta air, dan meski sekadar berbicara dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri." [HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan an-Nasa'i]

  1. Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." [Hadits riwayat Mutafaq 'alaih]

  1. Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar. (HR. Al Hakim)

  1. Sabar adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan. (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

  1. Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan). (HR. Ath-Thabrani)

  1. Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

  1. Senyummu ke wajah saudaramu adalah sodaqoh. (Mashabih Assunnah)

  1. Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk. (HR. Al Hakim)

  1. Seorang mukmin yang bergaul dan sabar terhadap gangguan orang, lebih besar pahalanya dari yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar dalam menghadapi gangguan mereka. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

  1. Amal perbuatan yang paling disukai Allah sesudah yang fardhu (wajib) ialah memasukkan kesenangan ke dalam hati (menghibur hati) seorang muslim. (HR. Ath-Thabrani)

  1. Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera memperbaikinya. (HR. Bukhari)

  1. Tiga perbuatan yang termasuk sangat baik, yaitu berzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, saling menyadarkan (menasihati) satu sama lain, dan menyantuni saudara-saudaranya (yang memerlukan). (HR. Ad-Dailami)


  1. Jibril Alaihissalam yang aku cintai menyuruhku agar selalu bersikap lunak (toleran dan mengalah) terhadap orang lain. (HR. Ar-Rabii')

  1. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak mengecewakannya (membiarkannya menderita) dan tidak merusaknya (kehormatan dan nama baiknya). (HR. Muslim)

  1. Rasulullah Saw melarang mendatangi undangan orang-orang fasik. (HR. Ath-Thabrani)

  1. Janganlah kamu duduk-duduk di tepian jalan. Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah, kami memerlukan duduk-duduk untuk berbincang-bincang." Rasulullah kemudian berkata, "Kalau memang harus duduk-duduk maka berilah jalanan haknya." Mereka bertanya, "Apa haknya jalanan itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memalingkan pandangan (bila wanita lewat), menghindari gangguan, menjawab ucapan salam (dari orang yang lewat), dan beramar ma'ruf nahi mungkar." (Mutafaq'alaih)

  1.  Termasuk sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu. (HR. Al-Baihaqi)

  1. Rasulullah Saw menerima pemberian hadiah dan mendoakan ganjaran atas pemberian hadiah tersebut. (HR. Bukhari)

  1. Jangan menolak hadiah dan jangan memukul kaum muslimin. (HR. Ahmad)

  1. Hendaknya kamu saling memberi hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian. (HR. Tirmidzi dan dan Ahmad)

  1.  Seorang pemuda yang menghormati orang tua karena memandang usianya yang lanjut maka Allah mentakdirkan baginya pada usia lanjut orang akan menghormatinya. (HR. Tirmidzi)

  1. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah menghormati tamunya. Kewajiban menjamu tamu hanya satu hari satu malam. Masa bertamu adalah tiga hari dan sesudah itu termasuk sedekah. Tidak halal bagi si tamu tinggal lebih lama sehingga menyulitkan tuan rumah. (HR. Al-Baihaqi)

  1.  Barangsiapa menerima kebaikan (pemberian) dari kawannya (saudaranya) tanpa diminta hendaklah diterima dan jangan dikembalikan. Sesungguhnya itu adalah rezeki yang disalurkan Allah untuknya. (HR. Al Hakim)

  1. Barangsiapa membela (nama baik dan kehormatan) saudaranya tanpa kehadirannya maka Allah akan membelanya di dunia dan di akhirat. (HR. Al-Baihaqi

  1. Apabila kawan muslim seseorang digunjing dan dia tidak menyanggah (membelanya) padahal sebenarnya dia mampu membelanya maka Allah akan merendahkannya di dunia dan di akhirat. (HR. Al Baghowi dan Ibnu Babawih)

  1.  Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan. (HR. Muslim)

  1. Tiada beriman seorang dari kamu sehingga dia mencintai segala sesuatu bagi saudaranya sebagaimana yang dia cintai bagi dirinya. (HR. Bukhari)

  1. Hubungilah orang yang memutus hubungannya dengan kamu dan berilah (sesuatu) kepada orang yang enggan memberimu. Hindarkan dirimu dari orang yang menzalimi kamu (Artinya, jangan menghiraukan orang yang menzalimi kamu). (HR. Ahmad)

  1. Belalah (tolonglah) kawanmu baik dia zalim maupun dizalimi. Apabila dia zalim, cegahlah dia dari perbuatannya dan bila dia dizalimi upayakanlah agar dia dimenangkan (dibela). (HR. Bukhari)

  1.  Barangsiapa tidak memperhatikan (mempedulikan) urusan kaum muslimin maka dia bukan termasuk dari mereka. (HR. Abu Dawud)

  1.  Jangan menunjukkan kegembiraan atas penderitaan saudaramu, niscaya Allah akan menyelamatkannya dan akan menimpakan (musibah) kepadamu. (HR. Aththusi dan Tirmidzi)

  1. Apabila kamu memukul, hindarilah wajah. (HR. Mashabih Assunnah)

  1. Wahai segenap manusia, sesungguhnya Robbmu satu dan bapakmu satu. Tidak ada kelebihan bagi seorang Arab atas orang Ajam (bukan Arab) dan bagi seorang yang bukan Arab atas orang Arab dan yang (berkulit) merah atas yang hitam dan yang hitam atas yang merah, kecuali dengan ketakwaannya. Apakah aku sudah menyampaikan hal ini? (HR. Ahmad)

  1. Tidak boleh ada gangguan (akibat yang merugikan dan menyedihkan) dan tidak boleh ada paksaan. (HR. Malik)

  1. Cukup jahat orang yang menghina saudaranya. (HR. Muslim)

  1.  Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi (memutuskan hubungan) dengan saudaranya melebihi tiga malam. Hendaklah mereka bertemu untuk berdialog mengemukakan isi hati dan yang terbaik ialah yang pertama memberi salam (menyapa). (HR. Bukhari)

  1.  Barangsiapa meniru-niru tingkah laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

  1.  Tidak akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka mendengar-dengar berita rahasia orang lain). (HR. Bukhari)
  2.  Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim)

  1.  Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya. (HR. Bukhari)

  1. Tiada beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)

  1. Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

  1. Orang yang diajak bermusyawarah (dimintai pendapat) adalah orang yang bisa memegang amanat (jujur, ikhlas dan dapat menyimpan rahasia). (HR. Ath-Thabrani)

  1. Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim) yang dimaksud hadits ini adalah fakir miskin yang sabar dan bersyukur dan kebanyakan wanita masuk neraka adalah karena banyak mengeluh kepada suami dan tak mau bersyukur.

  1. Sesungguhnya agama ini mudah dan tiada seorang yang mempersulit agama, kecuali pasti dikalahkannya (menemui kesulitan). Bertindaklah tepat, lakukan pendekatan, sebarkan berita gembira, permudahlah dan gunakan siang dan malam hari serta sedikit waktu fajar sebagai penolongmu. (HR. Bukhari)

  1. Tiada lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tiada lurus hatinya sehingga lurus lidahnya. (HR. Ahmad)

  1. Sebaik-baik umatku adalah apabila pergi (musafir) dia berbuka puasa dan shalat Qashar, dan jika berbuat kebaikan merasa gembira, tetapi apabila melakukan keburukan dia beristighfar. Dan seburuk-buruk umatku adalah yang dilahirkan dalam kenikmatan dan dibesarkan dengannya, makanannya sebaik-baik makanan, dia mengenakan pakaian mewah-mewah dan bila berkata tidak benar (tidak jujur). (HR. Ath-Thabrani)

  1. Allah Azza wajalla mewajibkan tujuh hak kepada seorang mukmin terhadap mukmin lainnya, yaitu: (1) melihat saudara seimannya dengan rasa hormat dalam pandangan matanya; (2) mencintainya di dalam hatinya; (3) menyantuninya dengan hartanya; (4) tidak menggunjingnya atau mendengar penggunjingan terhadap kawannya; (5) menjenguknya bila sakit; (6) melayat jenazahnya; (7) dan tidak menyebut kecuali kebaikannya sesudah ia wafat. (HR. Ibnu Baabawih)

  1. Sebaik-baik kamu ialah yang diharapkan kebaikannya dan aman dari kejahatannya, dan seburuk-buruk kamu ialah yang tidak diharapkan kebaikannya dan tidak aman dari kejahatannya. (HR. Tirmidzi dan Abu Ya'la)

  1. Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

  1. Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan ..(HR. Muslim)

  1. Seorang mukmin bukanlah pengumpat dan yang suka mengutuk, yang keji dan yang ucapannya kotor. (HR. Bukhari)

  1. Penghuni neraka ialah orang yang buruk perilaku dan akhlaknya dan orang yang berjalan dengan sombong, sombong terhadap orang lain, menumpuk harta kekayaan dan bersifat kikir. Adapun penghuni surga ialah rakyat yang lemah, yang selalu dikalahkan. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

  1. Rasulullah Saw melarang orang makan atau minum sambil berdiri. (HR. Muslim)

  1. Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda: "Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul." (HR. Ath-Thabrani)

  1. Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

wallahu'alam

Copyright @ 2013 zain.